Mencari aksi seru lainnya?

SBOTOP memiliki banyak hal untuk Anda

Kunjungi www.sbotop.com
untuk melihat game menarik dan penawaran eksklusif

Untuk informasi lebih lanjut:
Email kami di [email protected]

KUNJUNGI SEKARANG

SBOTOP APP Welcome Freebet – ID
countdown banner

Piala Dunia 2026: Lini Pertahanan Cape Verde Sulitkan Spanyol

Spanyol 0-0 Cape Verde

Spanyol dan Cape Verde berakhir dengan skor 0-0 di Mercedes-Benz Stadium dalam pertandingan fase grup Piala Dunia 2026 yang digelar pada Selasa (16/6/2026). Hasil tanpa gol ini membuat La Furia Roja di posisi tiga dengan satu poin. Hal itu juga berlaku untuk Tubarões Azuis namun berada di posisi buncit.

 

Jalannya Pertandingan

Babak pertama

Sejak pertandingan dimulai dan wasit Adham Makhadmeh meniup peluit pertama, Spanyol langsung tampil agresif dengan menguasai jalannya laga. Pasukan Luis de la Fuente bahkan mampu mendominasi penguasaan bola hingga hampir 80 persen pada fase awal pertandingan.

Meski lebih banyak memegang bola, Spanyol tidak mudah menciptakan peluang berbahaya karena Cape Verde memilih bermain sangat disiplin di lini belakang. Tim lawan menerapkan blok rendah dengan menempatkan banyak pemain di area pertahanan sehingga ruang gerak para pemain Spanyol menjadi sangat terbatas.

Kesempatan pertama yang cukup mengancam hadir pada menit ke-13 ketika Pedri mengirimkan umpan silang dari sisi kanan. Bola sempat mengarah ke area berbahaya, tetapi Lopes dengan sigap melakukan sapuan penting sebelum penyerang Spanyol mampu memanfaatkannya menjadi peluang emas.

Memasuki menit ke-30, Spanyol kembali mencoba membongkar pertahanan rapat Cape Verde melalui aksi Marc Cucurella yang baru resmi bergabung dengan Real Madrid. Bek kiri tersebut melepaskan tendangan voli keras dari dalam kotak penalti, tetapi bola masih melayang tipis di atas mistar gawang.

Cape Verde sesekali memberikan ancaman lewat serangan balik cepat yang memanfaatkan kesalahan lawan. Pada menit ke-37, Livramento mencoba mencetak gol dari jarak jauh setelah Rodri kehilangan bola di sekitar garis tengah lapangan, namun tembakannya terlalu tergesa-gesa sehingga tidak mengarah ke sasaran.

Menjelang turun minum, Spanyol meningkatkan intensitas serangan dan beberapa kali memaksa kiper Vozinha bekerja keras di bawah mistar. Ferran Torres sempat membentur mistar gawang pada menit ke-41, sementara Vozinha juga berhasil menggagalkan peluang Torres dan Aymeric Laporte, sehingga skor imbang tanpa gol bertahan hingga jeda babak pertama.

 

Babak kedua

Memasuki babak kedua, Spanyol masih memegang kendali permainan dengan dominasi penguasaan bola yang sangat mencolok. Pada menit ke-58, Fabian Ruiz memperoleh kesempatan melalui sundulan memanfaatkan umpan matang dari Pedri, tetapi upayanya masih terlalu lemah untuk menembus ketangguhan Vozinha.

Meski unggul jauh dalam jumlah operan dan terus menekan sepanjang pertandingan, tim asuhan Luis de la Fuente kesulitan menghasilkan peluang yang benar-benar bersih. Cape Verde tampil sangat disiplin dalam bertahan dan mampu menjaga konsentrasi tanpa terpancing oleh tekanan yang datang bertubi-tubi.

Untuk menambah daya gedor di lini depan, Luis de la Fuente akhirnya memasukkan Lamine Yamal pada menit ke-71 menggantikan Gavi. Kehadiran pemain muda berbakat tersebut langsung membawa perubahan dan membuat serangan Spanyol terlihat lebih hidup dibanding sebelumnya.

Hanya empat menit setelah masuk ke lapangan, Yamal memperlihatkan kualitasnya dengan membangun serangan dari sisi kanan yang membuka ruang bagi Mikel Merino. Sayangnya, tembakan yang dilepaskan gelandang pengganti itu masih bisa diamankan dengan baik oleh Vozinha yang kembali menunjukkan refleks gemilang.

Tidak lama berselang, Marc Cucurella juga mendapatkan peluang emas melalui sundulan dari jarak dekat setelah memanfaatkan umpan rekannya. Namun, kiper Cape Verde kembali tampil sigap dan berhasil menjaga gawangnya tetap aman dari ancaman Spanyol yang semakin gencar.

Pada menit-menit akhir pertandingan, Spanyol terus menggempur pertahanan lawan dan sempat memperoleh peluang terbaik melalui Mikel Oyarzabal pada menit ke-89. Akan tetapi, Lopes melakukan blok krusial untuk menggagalkan peluang tersebut sehingga laga berakhir tanpa gol, hasil yang menjadi kejutan di Grup H sekaligus memberikan satu poin berharga bagi Cape Verde, sementara Spanyol dituntut segera meningkatkan efektivitas serangan mereka demi menjaga peluang melangkah jauh di Piala Dunia 2026.

 

Susunan Pemain

Spanyol (4-3-3): Unai Simon; Marcos Llorente, Pau Cubarsi, Aymreic Laporte, Marc Cucurella; Pedri, Rodri (Nico Williams 87′), Fabian Ruiz (Mikel Merino 71′); Ferran Torres (Dani Olmo 81′), Mikel Oyarzabal, Gavi (Lamine Yamal 71′)

Pelatih: Luis de la Fuente

Cape Verde (4-1-4-1): Vozinha; Steven Moreira, Pico Lopes, Diney Borges, Jovane Cabral (João Paulo 76′); Kevin Pina, Laros Duarte (Deroy Duarte 61′); Ryan Mendes, Jamiro Monteiro (Telmo Arcanjo 79′), Sidny Cabral (Willy Semedo 61′); Dailon Livramento (Nuno da Costa 61′)

Pelatih: Bubista

 

Statistik

Pertandingan Spanyol vs Cape Verde berakhir imbang 0-0 dengan Spanyol mendominasi permainan. Dari sisi peluang, Spanyol mencatat 2.10 expected goals, jauh lebih tinggi dibanding Cape Verde yang hanya 0.20. Penguasaan bola juga sangat berat sebelah, dengan Spanyol mencapai 74% sementara Cape Verde 26%.

Dalam hal peluang, Spanyol melepaskan 7 tembakan tepat sasaran (26% akurasi), sedangkan Cape Verde hanya 1 tembakan tepat sasaran (17%). Keduanya sama-sama menciptakan 2 big chances, namun masing-masing hanya mampu memaksimalkan 1 peluang besar tersebut.

Akurasi operan Spanyol sangat tinggi dengan 734 umpan akurat (92%), sementara Cape Verde mencatat 205 umpan akurat (74%). Duel di lapangan berlangsung seimbang dengan masing-masing tim memenangkan 40 duel. Dari sisi penjaga gawang, Spanyol melakukan 1 penyelamatan, sedangkan Cape Verde jauh lebih sibuk dengan 7 penyelamatan. Untuk pelanggaran, Spanyol melakukan 10 kali foul, sementara Cape Verde hanya 1 kali.

 

Man of the Match – Vozinha

Vozinha jadi pemain terbaik di laga Piala Dunia 2026
Vozinha tampil impresif di pertandingan Piala Dunia 2026

Vozinha tampil sebagai pemain terbaik dalam laga Cape Verde melawan Spanyol berkat penampilan luar biasa di bawah mistar. Ia melakukan sejumlah penyelamatan penting yang membuat gawangnya tetap tidak kebobolan dan membantu Cape Verde meraih satu poin bersejarah di laga pembuka.

Secara statistik, ia mencatat banyak penyelamatan dari peluang berbahaya, termasuk tembakan di dalam kotak penalti, serta menunjukkan dominasi dalam mengantisipasi bola udara. Performanya juga sangat berpengaruh dalam mencegah peluang gol lawan. Atas kontribusi tersebut, Vozinha mendapat rating tinggi dan penampilannya dianggap salah satu yang terbaik untuk penjaga gawang berusia di atas 40 tahun dalam sejarah Piala Dunia.

 

Catatan Pertandingan

Data statistik setelah pertandingan menunjukkan Spanyol masih mengalami kesulitan dalam urusan penyelesaian akhir di Piala Dunia. Sejak mencetak gol ke gawang Jepang pada menit ke-11 edisi 2022, La Roja telah melepaskan 49 tembakan dan mencatat tepat 2.500 operan tanpa berhasil kembali mencetak gol.

Meski menguasai bola hingga 74 persen, Spanyol tidak mampu memanfaatkan dominasi tersebut untuk meraih kemenangan atas Cape Verde. Menariknya, tim asal Afrika itu hanya melakukan satu pelanggaran sepanjang pertandingan, menjadi catatan paling sedikit yang pernah dibuat sebuah tim dalam laga Piala Dunia sejak 1966.

Spanyol juga mencatatkan 27 tembakan tanpa satu pun berbuah gol dalam pertandingan tersebut. Jumlah itu menyamai rekor terbanyak mereka dalam satu laga Piala Dunia tanpa mencetak gol, yang sebelumnya terjadi saat bermain imbang 0-0 melawan Paraguay pada edisi 1998.

Hasil imbang ini melanjutkan tren kurang meyakinkan Spanyol pada laga pembuka Piala Dunia. Dari 15 edisi terakhir yang mereka ikuti, Spanyol hanya mampu memenangkan pertandingan pertama sebanyak tiga kali, sementara sejak menjadi juara pada 2010 mereka baru meraih tiga kemenangan dari 12 pertandingan di ajang tersebut.

 

Pertandingan Berikutnya

Spanyol akan menghadapi Arab Saudi di Atlanta Stadium dalam lanjutan fase grup Piala Dunia 2026 yang digelar pada Minggu (21/6/2026). Di sisi lain, Cape Verde akan melawan Uruguay di Miami Stadium dalam lanjutan fase grup Piala Dunia 2026 yang digelar pada 22 Juni 2026.

Jangan ketinggalan sengitnya persaingan di Piala Dunia 2026. Simak terus prediksi kompetisi tersebut di SBOTOP.

   

●●●

Kunjungi halaman blog kami untuk membaca berita SEPAK BOLA dan informasi pasaran taruhan

Selalu menjadi yang terdepan dalam mendapatkan informasi seputar olahraga dan bursa taruhan

Ikuti kami di Facebook, X, Instagram dan Youtube

Chat Langsung